ICT Working Group
on Paperless Office System
Login ID
Password
About Ploworks
Registration Form

DOWNLOAD

Curah Gagas/Ideas

  • agus suhendar
    13 Agustus 2012
    plowork sifatnya public ? Selengkapnya »
  • Muhammad Taufik Riadi
    27 Juli 2012
    usulan materi tambahan untuk kkn ugm Selengkapnya »
  • detya pradikawati
    20 Januari 2012
    sebelumnya minta maaf pak., ngirim tugasnya telat.,. Selengkapnya »
  • setiyawan
    18 Januari 2012
    Ini hasil iseng bermain dengan sketchup..hahaha Selengkapnya »
  • muhammad burhan zuhdy
    18 Januari 2012

    Selengkapnya »

  • yuna argadewi
    16 Januari 2012
    sebelumnya saya minta maaf pak,ngirimnya telat...ini adalah perpaduan rumah bergaya eropa dan jawa Selengkapnya »
  • yuna argadewi
    16 Januari 2012
    HAHAHAH,sebelumnya saya minta maaf pak,ngirimnya telat...ini adalah perpaduan rumah gaya eropa denga Selengkapnya »
  • rizki yudha perwira
    16 Januari 2012
    asik jg tryta maen/coba2 google sketch up Selengkapnya »
  • dessi ariyani
    9 Januari 2012
    Sebuah rumah sederhana hasil coba-coba google sketchup, terinspirasi dari rumah gaya eropa.. denga Selengkapnya »
  • nurillahi febria leswana
    9 Januari 2012
    keanehan hayalan yang diapresiasikan dalam bentuk sketch up Selengkapnya »
  • ika septiana
    6 Januari 2012

    Selengkapnya »

  • GALAN GILGA SANTOSA
    5 Januari 2012
    Hasil karya saya dalam mempelajari dan mendalami software Google Sketc Up sehingga saya berhasil men Selengkapnya »
  • meli sumarwati
    3 Januari 2012
    ini adalah karya terbaik saya,setelah saya berulang kali mencoba mendesign dan akhirnya inilah hasil Selengkapnya »
  • mardhani riasetiawan
    21 Januari 2011
    situs-situs layanan research IT seperti Gartner, IDC, Forrester telah menjadi referensi wajib dan di Selengkapnya »
  • Yulian Purnama S.Kom.
    10 Januari 2011
    Belanja di toko online sekarang sudah mulai menjadi perilaku konsumsi yang menjamur di Indonesia. Se Selengkapnya »
  • neila_psi
    13 Desember 2010
    Jumlah masyarata Indonesia yang lebih dari 250 juta jiwa ini pasti membutuhkan intervensi primer ber Selengkapnya »
  • mardhani riasetiawan
    22 Nopember 2010
    Tantangan sebenarnya dalam penangganan bencana adalah apakah sistem informasi yang sudah berjalan da Selengkapnya »
  • Bambang N Prastowo
    19 Nopember 2010
    Dalam situasi tanggap darurat bencana alam, data tentang siapa punya apa di mana seberapa banyak dan Selengkapnya »
  • Mauladi
    5 Nopember 2010

    Selengkapnya »

  • Bambang Nurcahyo Prastowo
    30 Oktober 2010
    Beberapa waktu lalusaya diundang Lembaga Sandi Negara untuk berbicara tentang "social engineering" y Selengkapnya »
  • [40] populasi sapi di indonesia dalam rangka pencapaian swasembada daging

    8 Desember 2010

    Suci Emilia Fitri/suci.fitri
    Jumlah populasi sapi di Indonesia, tidak lebih dari 10% jumlah penduduk Indonesia. Dan tahukah kita mengimpor daging sapi, jeroaan dari luar negeri seperti Australia, Selandia Baru, Inggris, Kanada. Di bandingkan dengan populasi sapi di Selandia Baru berjumlah 4 kali jumlah penduduknya yang kurang lebih 4 juta orang, artinya populasi sapi di Selandia Baru 12 juta ekor sapi. (http://ayobangkitindonesiaku.wordpress.com/2007/12/01/populasi-sapi-di-indonesia/. Sampai saat ini, Indonesia masih kekurangan pasokan daging sapi, dan menghadapi pengurasan populasi sapi lokal.

    Menurut hitungan Tjeppy D. Sudjana, Dirjen Peternakan, Deptan, Indonesia hingga saat ini masih terus mengalami defisit daging sapi hingga 35% atau 135,1 ribu ton dari kebutuhan 385 ribu ton. Defisit populasi sapi diperkirakan 10,7% dari populasi ideal atau sekitar 1,18 juta ekor. Kekurangan pasokan itu disebabkan sistem pembibitan sapi potong nasional masih parsial sehingga tidak menjamin kesinambungan. Padahal, titik kritis dalam pengembangan sapi potong adalah pembibitan http://www.agrina-online.com/show_article.php?rid=7&aid=1272. Sapi yang ada sekarang ini berasal dari Homacodontidae yang dijumpai pada babak Palaeoceen. Jenis-jenis primitifnya ditemukan pada babak Plioceen di India. Sapi Bali yang banyak dijadikan komoditi daging/sapi potong pada awalnya dikembangkan di Bali dan kemudian menyebar ke beberapa wilayah seperti: Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi. Hal ini dapat kita lihat dari peta wilayah populasi sapi perah di Indonesia http://www.ditjennak.go.id.Final.pdf yang di keluarkan oleh Direktorat Jendral Perternakan Kementrian Pertanian 2010. Jika kita ingin mengetahui populasi per wilayah dan provinsi di Indonesia dapat di lihat di link ini, http://www.ditjennak.go.id/peta%20sapi/Peta_Pop_Saper2010_Final.pdf. Sedangkan populasi ternak sapi potong tahun 2009 berjumlah 12.603.000 ekor, dan jumlah populasi sapi perah tahun 2009 487.000 ekor ( Bank data tahun 2009).
    Departemen Pertanian menargetkan swasembada daging sapi secara bertahap pada tahun 2014. Melalui sejumlah program, penyediaan daging sapi dari dalam negeri diproyeksikan meningkat dari 67 persen pada tahun 2010 menjadi 90 persen pada 2014.Menteri Pertanian Suswono mengatakan, upaya swasembada daging sapi akan ditempuh melalui sejumlah program, di antaranya memperbanyak jumlah populasi sapi induk melalui program kredit usaha pembibitan sapi.Selain itu juga memanfaatkan lahan-lahan yang masih potensial digunakan untuk peternakan dan meningkatkan jumlah kelahiran anak sapi menjadi 100.000 ekor dalam lima tahun.”Dengan berbagai upaya ini, populasi sapi potong ditargetkan meningkat dari 12 juta ekor pada tahun 2009 menjadi 14,6 juta ekor pada tahun 2014,” kata Suswono. Hal ini disampaikannya saat memaparkan rencana strategis kecukupan daging sapi 2010-2014 dalam seminar nasional pengembangan ternak potong untuk mewujudkan program kecukupan/swasembada daging di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Sabtu (7/11). http://nasional.kompas.com/read/2009/11/09/05381056/Swasembada.Daging.Sapi.2014
    Jadi menurut pendapat kami indonesia untuk saat ini masih memerlukan import daging, karena jumlah populasi sapi pedaging belum mencukupi kebutuhan daging dalam negeri. Sedangkan program swasembada daging yang di canangkan pemerintah di targetkan pencapaiannya pada tahun 2014.

    (SUCI EMILIA FITRI, YOHANES YABLE)


    (123) 10-12-2010 10:16 Edi Prasetyo/ediprasetyo:
    Kenapa ya kok kita masih "kemaruk" untuk makan daging sapi sampai harus import segala, kan bisa diberdayakan sumber protein nabati dan sumberdaya laut...yang patut dipikirkan adalah orang miskin yang tidak mampu beli daging sapi tapi kena imbas dari regulasi daging sapi...



    (236) 10-Dec-2010 11:20 prastowo: "Wah.... pemikiran menarik. Dari pada memenuhi kebutuhan dengan import, mendingan menghilangkan saja kebutuhan itu dengan mencari alternatif lain yang lebih potensial untuk digali sendiri. Setuju! Setuju! Saya sendiri sudah menyatakan diri tidak akan beli daging sapi untuk dimakan, pilih ikan saja; sesekali ayam."
    (245) 11-Dec-2010 19:07 omieormak: "saya juga sependapat karna makan daging sapi berlebihan bisa timbul banyak penyakit! Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan sarankan IKAN jadi Substitusi Daging Sapi yang harganya mahal. konsumsi ikan dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor daging sapi. dengan mengelar pasar murah produk perikanan di beberapa wilayah."
    (246) 11-Dec-2010 19:46 prastowo: "Saya jadi teringat sebenarnya seberapa pun kekurangan beras sebenarnya bisa kita tutup dengan jagung dan sagu. Ini hanya masalah kebiasaan saja."
    (250) 12-Dec-2010 08:24 demuji: "kalau saya mending tahu sama tempe daging banyak kolesterol hehehehe... "
    (281) 20-Dec-2010 18:09 suci.fitri: "subsitusi silang daging sapi sapi di ganti dengan ikan dan tahu tempe merupakan ide menarik,,, jadi di mulai dari diri sendiri dlu untuk mengurangi konsumsi daging biar impor daging dapat di tekan "


    (117) 8-12-2010 17:15 Bambang N Prastowo/prastowo:
    Oh... saya baru tahu kalau ada cara penyajian data populasi sapi dibanding dengan populasi manusianya. dari data mbak Suci dan mas Yable saya tidak temukan kebutuhan kita sebenarnya berapa. Berikut ini saya coba menghitung-hitung perkiraan kebutuhan sapi potong di Indonesia.

    Saya makan daging sapi kira-kira 2 kali/minggu, dengan porsi 50 gram (1/2 ons) sekali makan sebagai lauk. Jadi pertahun saya makan kurang lebih 5,2 kg daging sapi. Kalau 1 ekor sapi memberi daging 100kg, saya makan sapi 1 ekor/20 tahun. Kalau 250 juta penduduk Indonesia seperti saya, maka diperlukan pemotongan sapi sebanyak 12,5 juta/tahun. Sapi bisa dipotong pada umur berapa ya? 4 tahun? Kalau 4 tahun, maka untuk memberi makan 250juta penduduk diperlukan populasi 50 juta alias 20% penduduk. Gitu etung-etungan mencari angka kebutuhan. Tapi datanya hanya dari kebutuhan 1 orang saja.


    (228) 08-Dec-2010 21:35 suci.fitri: "iya pak,,, data diatas juga ada jumlah populasi sapi pada tahun 2010 yang kita dapatkan dari direktorat jendral perternakan tapi linknya ngak muncul pak,, gemana tu pak,, disana ada peta populasi perkembangan sapi per provinsi di Indonesia. "


    (116) 8-12-2010 13:47 mardhani riasetiawan/mardhani:
    hmm informasi menarik, jadi paham dan nyambung dengan iklan layanan masyarakat tentang masyarakat diajak untuk tidak menjual sapi betina produktif untuk ketahanan pangan-daging.

    Rasio-rasio ketahanan pagan, ketahanan sandang, ketahanan papan tentu krusial untuk menentukan pola dan fokus beberapa departmen dalam mendukung program-program kabinet dari pemerintah. Urgensinya aa di data, bagaiamana data diperoleh dan bagaimana setelah import misalnya rasio/indeks ini bisa membaik. saya masih berpendapat lack/selisih rasio ini perlu dieksplorasi lagi, mungkin level rasio iniberada di ranah supplier pemerintah belum sampai ke supplier di pasar2 yang mensupport langsung ke masayarakat. Bisa jadi rasio ini terlalu besar bisa jadi terlalu kecil sehingga malah menjadi overcapacity comodity.



    --
    Silakan login untuk kirim komentar; daftarkan loginID anda, klik Registration Form.
    Copyright (c) 2010 Bambang Nurcahyo Prastowo